Kamis, 18 Desember 2014

Kenapa sih belajar di kelas bikin jenuh



PENYEBAB SISWA CEPAT JENUH DI KELAS


Disusun oleh :

Cut Tiara / X MIPA 2
Tasya Fadillah / X MIPA 2
Azhar Nasywa Imtiyaz / XI MIPA 1

SMA NEGERI 1 SURABAYA



KATA PENGANTAR


Puji dan syukur kita panjatkan kehadirat Allah SWT. Sehingga kami dapat menyelesaikan KARYA TULIS ILMIAH mengenai masalah dalam proses pembelajaran ini dengan tepat waktu.
Belajar sudah menjadi hal yang biasa bagi pelajar. Dalam proses pembelajaran tidak selalu berjalan lancar, pasti ada banyak sekali hambatan dan gangguan. Salah satunya adalah kejenuhan. Kejenuhan seringkali melanda para pelajar, mulai dari tingkatan rendah seperti TK (Taman kanak-kanak) sampai yang tingkatan sekolah tinggi yaitu para mahasiswa.  Hal ini mungkin sangat sepele, tetapi sangat berpengaruh bagi orang yang bersangkutan, baik saat proses pembelajaran berlangsung maupun hasil yang akan diperoleh nantinya.  Memang kejenuhan ini tidak dapat terlepas dari kegiatan belajar karena merupakan proses alamiah yang pasti akan terjadi, tetapi setidaknya diperlukannya upaya untuk memanggulangi atau meminimalisir sesegera mungkin agar proses pembelajaran dapat berlangsung dengan baik, maksimal, lancar dan menuai hasil yang baik pula.
Tujuan kami membuat karya tulis ini untuk berbagi wawasan dan informasi kepada pembaca. Tentu saja karya tulis ini masih mempunyai banyak kekurangan dan kesalahan, karena itu kepada para pembaca dimohon kritik dan saran yang bersifat membangun demi bertambahnya wawasan kami di bidang ini. Semoga apa yang kami tulis disini bermanfaat dan menjadi inspirasi bagi pembaca, serta dapat senantiasa mengevaluasi diri untuk dapat lebih maju dan menjadi pribadi yang lebih baik lagi.
Diucapkan banyak terima kasih kepada semua pihak yang membantu, hingga selesai karya tulis ini. Semoga karya tulis ini benar-benar bermanfaat.





                                                                                                            Surabaya, 2014
                                                                                                            Penulis


DAFTAR ISI
HALAMAN JUDUL……………………………………………………………….…..i
KATA PENGANTAR……………………………………………………….....…..…...ii
DAFTAR ISI…………………………………………………………………….……..iii

BAB I         PENDAHULUAN…………………………………………………...…....1

  1. Latar belakang………………………………………………………..……..…....1
  2. Rumusan Masalah……………………………………………………....……......1
  3. Tujuan…………………………………………………………………………....2
  4. Metode dan teknik penelitian………………………………………………….....2
  5. Sistematika penulisan…………….…………………………………………..…..2
  6. Landasan Teori………………………………………………………………..….2
 BAB II       PEMBAHASAN

  1. Bentuk kejenuhan dalam proses pembelajaran di kelas…………...………....….4
  2. Penyebab kejenuhan dalam proses pembelajaran di kelas ………………...…....5
  3. Cara mengatasi kejenuhan dalam proses pembelajaran di kelas……………...…7
BAB III      PENUTUP……………………………………………………………...….8
  1. Kesimpulan………………………………………………………….…...………8
  2. Saran …………………………………………………………………………….8
DAFTAR PUSTAKA ……………………………………………………………....…..9 



BAB I
PENDAHULUAN

LATAR BELAKANG
Belajar sudah menjadi rutinitas bagi para pelajar. Bahkan menjadi tuntutan dalam kehidupan seorang pelajar. Dalam belajar seringkali kita mendapat gangguan ataupun godaan. Salah satunya adalah kejenuhan dalam belajar. Kondisi ini tentu sangat mengganggu dalam proses pembelajaran. Terutama efeknya bagi pelajar itu sendiri, yakni membuat proses belajarnya tidak efektif  dan efisien serta akan merasa bahwa dia telah menyia-nyiakankan usahanya.
            Sebenarnya kondisi ini merupakan hal kecil dalam proses pembeljaran namun jika hal kecil ini tidak diatasi maka akan sangat mempengaruhi proses pembelajaran itu sendiri dan hasilnya kelak. Oleh sebab itu usaha untuk menanggulangi kondisi ini harus dilakukan sesegera mungkin agar nantinya proses pembelajaran akan berjalan dengan efektif, efisien dan membuahkan hasil yang baik.

RUMUSAN MASALAH
1. Bagaimana bentuk/efek kejenuhan dalam proses pembelajaran di kelas ?
2. Apa penyebab kejenuhan dalam proses pembelajaran di kelas ?
3. Bagaimana cara mengatasi kejenuhan dalam proses pembelajaran di kelas ?



TUJUAN PENELITIAN
1. Mengetahui bentuk/efek kejenuhan dalam proses pembelajaran di kelas
2. Mengetahui penyebab kejenuhan dalam proses pembelajaran di kelas
3. Mengetahui cara mengatasi kejenuhan dalam proses pembelajaran di kelas

METODE PENELITIAN
            Untuk mendapatkan data dan informasi yang diperlukan, penulis menggunakan metode observasi dan kepustakaan. Adapun teknik-teknik yang dipergunakan pada penelitian ini adalah sebagai berikut :
1.      Teknik pustaka. Pada metode ini, penulis membaca buku-buku dan tulisan yang berhubungan dengan penulisan karya ilmiah yang berkaitan dengan masalah lingkungan hidup.

SISTEMATIKA PENULISAN
Pada karya tulis ilmiah ini, penulis akan menjelaskan hasil penelitian di lapangan dimulai dengan bab pendahuluan. Bab ini meliputi latar belakang, rumusan masalah, tujuan dan metode penelitian serta sistematika penulisan. Bab selanjutnya adalah pembahasan penelitian. Dan bab yang terakhir adalah penutup atau kesimpulan.

LANDASAN TEORI
 Kejenuhan belajar ialah rentang waktu tertentu yang digunakan untuk belajar, tetapi tidak mendatangkan hasil (Reber, 1988). Kejenuhan didefinisikan sebagai keletihan fisik, emosi dan mental yang terjadi dalam waktu yang panjang atas keterlibatan dengan orang-orang dalam berbagai situasi emosional yang menegangkan (Pines  & Aronson (Silvar, 2001)). Kejenuhan adalah padat atau penuh sehingga tidak mampu lagi memuat apapun. Jenuh yakni jemu atau bosan. Kejenuhan dalam belajar adalah rentang waktu tertentu yang digunakan untuk belajar, tetapi tidak mendatangkan hasil.
Kemunculan kejenuhan belajar bermula dari proses pengulangan kegiatan belajar dalam waktu yang  panjang  dan   tidak   menghasilkan prestasi yang memuaskan. Sehingga, muncul merasaan letih pada individu baik secara fisik maupun psikis. Seorang siswa yang mengalami kejenuhan belajar merasa seakan-akan pengetahuan dan kecakapan yang diperoleh dari belajar tidak ada kemajuan. Seorang siswa yang sedang dalam keadaan jenuh sistem akalnya tidak dapat bekerja sebagaimana yang diharapkan sehingga kemajuan belajarnya seakan-akan “jalan di tempat”.
 Dalam penelitiannya, Maslach & Leiter (Yen-Jang, 2004) menunjukkan bahwa kejenuhan belajar terjadi  karena beberapa faktor seperti kurangnya penghargaan, kurangnya pengawasan, beban tugas akademis  yang berlebihan, konflik nilai, kurangnya keadilan, kurangnya persamaan dapat membuat seseorang mengalami kejenuhan

                        .

 
BAB II
PEMBAHASAN

1. Bentuk kejenuhan dalam proses pembelajaran di kelas
            Kejenuhan belajar adalah masalah yang banyak dialami oleh para pelajar dan mahasiswa di mana akibat serius dari masalah tsb adalah menurunnya motivasi belajar, timbulnya rasa malas yang berat, dan menurunnya prestasi belajar.
            Berikut merupakan bentuk atau efek dari kejenuhan
            1. Mengantuk dan tidur
            Mengantuk merupakan salah satu akibat dari kejenuhan. Mengantuk dapat terjadi ketika suasana kelas sedang membosankan sehingga membuat siswa bosan dan merasa tidak memiliki kegiatan. Hal itu membuat mereka malas bergerak.
2. Tidak Fokus
            Fokus bagi siswa dapat tercipta karena mereka mendapatkan materi yang menarik. Fokus tidak mudah untuk didapatkan karena membutuhkan konsenterasi tinggi. Namun, keadaan tidak fokus dapat terjadi karena beberapa faktor. Salah satunya adalah kejenuhan.  
            Siswa akan merasa jenuh jika mendapatkan materi yang membosankan dan tidak menarik, sehingga terciptalah keadaan dimana siswa tersebut menjadi tidak fokus pada materi yang disampaikan.
            3. Bermain Ponsel
            Ketika seorang siswa merasa jenuh dengan materi yang disampaikan maka mereka akan mulai tidak fokus dan merasa bosan. Untuk mengusir rasa bosan itu biasanya siswa akan membuka ponsel dan bermain game maupun jejaring sosial.
           
4. Mencoret-coret Meja dan Tembok
            Ketika seorang siswa merasa jenuh, mereka akan melakukan hal hal yang dapat menghilangkan rasa jenuh tersebut.Salah satunya dengan mencoret-coret meja, dan tembok. Biasanya mereka akan menulis apa yang terlintas dipikiran mereka. Misalnya seperti petikan lirik lagu, ataupun curahan isi hati.

2. Penyebab kejenuhan dalam proses pembelajaran di kelas
             Kejenuhan pada umumnya disebabkan oleh aktifitas rutin yang dilakukan dengan cara yang monoton atau tidak berubah-ubah, dalam waktu lama.
Dengan demikian kejenuhan belajar biasanya sering menghinggapi pelajar, terutama didalam kelas.
            Berbagai penyebab kejenuhan belajar dalam kelas yang perlu diketahui di antaranya adalah sebagai berikut:
                        1. Pengajaran guru yang monoton
            Guru merupakan bagian terpenting dalam proses pembelajaran. Guru yang baik akan menciptakan kreativitas dalam cara mengajarnya. Terkadang hal tersebut disepelekan oleh banyak guru. Sehingga mereka menerapkan metode pembelajaran yang monoton. Seperti metode lama, yakni ceramah. Metode ceramah adalah metode paling tua, paling mudah, paling sering digunakan, namun tidak berarti  paling efektif dalam pembelajaran . Karena pembelajaran yang monoton tersebut akan menciptakan suasana membosankan dalam kelas. Dan ini akan membuat siswa cepat jenuh.
2. Lelah
            Kondisi tidak fit dan lelah dapat membuyarkan konsentrasi siswa saat belajar. karena buyarnya konsentrasi tersebut mengakibatkan siswa menjadi malas dan mudah bosan.
            3. Lapar
            Makan merupakan salah satu sumber energi bagi setiap manusia. Sumber energi tersebut berguna bagi aktivitas kita, tak terkecuali berpikir. Berpikir membutuhkan konsentrasi yang tinggi dan itu akan menguras energi kita. Apabila disaat kita berpikir, perut kita kosong maka itu akan membuyarkan konsentrasi kita dan menjadi tidak fokus. Hal tersebut yang menyebabkan kita harus sarapan terlebih dahulu sebelum berangkat sekolah. Oleh karena itu sangat penting dan perlunya asupan makanan yang kaya gizi dan nutrisi dalam kelancaran proses pembelajaran.
            4. Kurangnya asupan oksigen
            Ketika belajar otak kita senantiasa bekerja. Dalam bekerja otak membutuhkan darah yang kaya oksigen. Belajar terlalu lama menyebabkan otak kita bekerja terlalu keras dan memaksa. Jika tidak segera diberikan asupan oksigen maka efek bagi orang yang bersangkutan adalah merasakan kejemuan atau kejenuhan karena saat itu otak tidak dapat bekerja maksimal. Sehingga menjadi seringnya menguap dan pada akhirnya akan mengantuk dan tidur.


3. Cara mengatasi kejenuhan dalam proses pembelajaran di kelas
  1. Pengubahan atau penataan kembali lingkungan belajar siswa yang meliputi pengubahan posisi meja tulis, lemari, rak buku, alat-alat perlengkapan belajar dan sebagainya sampai memungkinkan siswa merasa berada di sebuah kamar baru yang lebih menyenangkan untuk belajar.
  2. Pengubahan cara mengajar guru menjadi lebih kreatif, inovatif dan inspiratif. Dengan cara mengoperasikan model, metode dan strategi pembelajaran, tentunya yang tepat sesuai dengan kebutuhan siswa. Menggunakan model-model pembelajaran yang bervariatif, tidak monoton seperti, video, ppt, analogi. Siswa akan nampak tertarik bila pelajaran dapat dikemas dengan semenarik mungkin.
  3. Lebih banyak melibatkan siswa (student center) dalam proses pembelajaran di kelas. Sehingga siswa aktif dalam kelas. Contohnya seperti kuis, presentasi dsb.
  4. Membuat suasana di kelas tidak terlalu tegang, misalnya dengan diselingi guyonan disaat menerangkan, atau games-games yang dapat me-refresh pikiran siswa yang mengalami kejenuhan.
  5. Menghindari adanya ketegangan mental di saat belajar dalam kelas.
  6. BAB III
    PENUTUP

    Kesimpulan
    Kejenuhan sudah menjadi hal yang biasa bagi para pelajar. Karena kondisi itu merupakan dinamika dalam proses pembelajaran. Kejenuhan seringkali melanda siswa saat proses pembelajaran terutama di kelas. Misalnya rasa mengantuk, bermain gadget, bahkan sampai mencoret-coret di sembarang tempat.
                Penyebab yang paling dominan, karena suasana kelas dan proses pembelajaran yang terlalu monoton dan tidak memotivasi siswa untuk giat belajar.
                Jika hal ini tidak segera diatasi maka akan sangat berpengaruh terhadap kelangsungan proses pembelajaran dan hasil yang diperoleh kelak. Oleh sebab itu diperlukannya kerjasama yang baik aatara guru dan murid guna menciptakan suasana belajar mengajar menjadi efektif, efisien dan menyenangkan.
               

    Saran
    Penulis menyadari bahwa dalam penulisan karya tulis ini masih banyak terdapat kekurangan dari segi materi, isi materi, bahasa dan bukti serta data-data yang menyangkut materi tentang kejenuhan dalam proses pembelajaran siswa di kelas. Untuk itu penulis meminta saran dan kritik dari pembaca yang sifatnya membangun agar dapat lebih sempurna untuk penulisan berikutnya. Atas perhatiannya kami ucapkan terimakasih.


    DAFTAR PUSTAKA

     



 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar